Bangun Semangat dan Rasa Memiliki, UNPAB Gelar Monthly Upgrade Academy Bertema “UNPAB Legacy and Pride Experience”

22 July 2026

Durasi baca 4 menit

Medan — Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Monthly Upgrade Academy bertema “UNPAB Legacy and Pride Experience”. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) pukul 09.00–12.00 WIB di Gedung A, Ruang Al Huda, Universitas Pembangunan Panca Budi Medan, ini diikuti sekitar 60–70 peserta yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan (karyawan) UNPAB.

Seminar diselenggarakan sebagai upaya membangun kembali semangat, etos kerja, serta rasa memiliki terhadap Universitas Pembangunan Panca Budi. Melalui kegiatan ini, seluruh civitas akademika diajak untuk memahami kembali sejarah panjang perjuangan pendiri UNPAB, sekaligus menanamkan nilai-nilai yang menjadi fondasi berkembangnya institusi hingga saat ini.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan doa oleh Dr. Abdi Syahrial Harahap, L.C., M.A. Kemudian, Wakil Rektor II UNPAB, H. Abdul Razak, S.Hut., M.T., menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Dalam sambutannya, H. Abdul Razak menegaskan bahwa kegiatan ini digagas sebagai bagian dari upaya pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan UNPAB, agar seluruh dosen dan tenaga kependidikan memiliki semangat kerja yang selaras dengan visi dan nilai-nilai universitas.

“Setiap organisasi besar itu tumbuh karena punya tujuan yang jelas dan dipahami bersama oleh seluruh anggotanya. Nah, acara ini kita buat untuk upgrade semangat karyawan UNPAB, dengan mengingatkan kembali perjuangan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya dalam membangun Panca Budi. Ini pengingat sederhana saja bagi kita semua untuk kembali menjadi Panca Budi seutuhnya,” ujar H. Abdul Razak dalam sambutannya.

Beliau menambahkan bahwa materi yang disampaikan narasumber diharapkan dapat menjadi semacam modul bersama bagi seluruh civitas akademika.
“Kita harapkan modul dari narasumber ini bisa menjadi pegangan kita bersama, sehingga kita bisa mendapatkan semangat yang lebih untuk menjadi bagian dari Panca Budi,” tambahnya.

Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi turut hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Kegiatan dipandu oleh moderator Novika Zuya, S.Si., M.T., dan dilanjutkan dengan penyampaian materi utama oleh Dr. H. Ahmad Baqi Arifin, S.H., M.H., M.M., CPM., MBA, atau yang akrab disapa Abi Kiki.

Menelusuri Sejarah, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan


Dalam pemaparannya yang bertajuk Cetak biru,yang hidup : Sejarah dan evolusi Universitas Pembangunan Pancabudi Medan, Abi Kiki mengajak seluruh peserta menelusuri perjalanan sejarah Universitas Pembangunan Panca Budi, yang berawal dari perjuangan dan pengabdian Prof. Dr. H. Kadirun Yahya Muhammad Amin, M.Sc., hingga berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi yang terus berinovasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Memahami sejarah itu bukan sekadar mengenang masa lalu. Sejarah adalah pengingat akan nilai perjuangan, dedikasi, dan pengabdian yang harus terus kita jaga sebagai bagian dari keluarga besar UNPAB. Apa yang kita nikmati hari ini adalah hasil kerja keras para pendahulu kita, dan itu harus kita apresiasi lewat kinerja terbaik,” jelas Abi Kiki di hadapan peserta.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya mengubah pola pikir dalam bekerja. Menurutnya, bekerja di lingkungan perguruan tinggi bukan sekadar memenuhi kewajiban atau memperoleh penghasilan, melainkan bentuk pengabdian yang memberi manfaat bagi mahasiswa, masyarakat, dan kemajuan institusi.

“Bekerja di kampus ini bukan hanya soal memenuhi kewajiban delapan jam kerja atau menerima gaji di akhir bulan. Ini adalah bentuk pengabdian yang harus memberi manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. Mari kita jadikan diri kita sebagai saluran keberkahan, melalui pelayanan yang profesional, jujur, penuh integritas, dan dilandasi rasa syukur atas amanah yang kita emban,” tegas Abi Kiki.

Dalam pemaparannya, Abi Kiki mengajak peserta melihat kembali bagaimana perjuangan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya membangun UNPAB dari sebuah Akademi Metafisika yang awalnya didirikan untuk memberikan kesempatan kepada para Ansor dan anak-anak surau agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Menurutnya, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa sebuah visi besar yang disertai doa dan perjuangan mampu melahirkan institusi pendidikan yang kini menjadi kebanggaan Sumatera Utara.

“Dulu Prof. Dr. H. Kadirun Yahya mendirikan Panca Budi hanya berawal dari sebuah Akademi Metafisika. Tujuannya sederhana, agar para Ansor atau anak-anak surau beliau memiliki tempat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun beliau memiliki doa dan cita-cita yang begitu besar. Dari sebuah akademi kecil itu, lahirlah Universitas Pembangunan Panca Budi yang kini berkembang sebesar sekarang. Dari situ kita bisa melihat semangat perjuangan beliau. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan semangat itu, menjaga warisan yang telah dibangun, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan UNPAB.” Ujar nya.

Materi yang disampaikan juga mengangkat nilai PADI — Profesional, Attitude, Devotion, dan Integrity — sebagai karakter utama yang diharapkan melekat pada seluruh insan UNPAB. Keempat nilai tersebut dipandang sebagai fondasi dalam membangun budaya kerja yang unggul, humanis, dan berorientasi pada pelayanan.

Menutup pemaparannya, Abi Kiki mengajak seluruh peserta untuk menjadikan sejarah UNPAB sebagai sumber inspirasi dalam bekerja.

“Setiap tugas yang kita jalankan, sekecil apa pun bentuknya, adalah bagian dari mata rantai pengabdian. Kalau dikerjakan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan integritas, itu akan memberi manfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.

Komitmen Berkelanjutan


Meskipun sesi diskusi berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta, inti kegiatan tetap berfokus pada penguatan semangat kebersamaan, peningkatan loyalitas terhadap institusi, serta pembentukan budaya kerja yang selaras dengan nilai-nilai luhur Universitas Pembangunan Panca Budi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, pimpinan universitas, dan seluruh peserta, sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga semangat, warisan nilai, dan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Pembangunan Panca Budi.

Melalui Monthly Upgrade Academy ini, UNPAB berharap seluruh dosen dan tenaga kependidikan semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik, memperkuat budaya kerja yang profesional, serta terus melanjutkan semangat perjuangan para pendiri demi mewujudkan universitas yang unggul dan berdaya saing di tingkat global.

Menutup rangkaian kegiatan, H. Abdul Razak menyampaikan harapannya agar semangat yang telah ditanamkan melalui seminar ini terus dibawa oleh seluruh peserta ke dalam pekerjaan sehari-hari.

“Semoga apa yang kita bahas hari ini tidak berhenti di ruangan ini saja. Mari kita bawa semangat Panca Budi ini ke meja kerja kita masing-masing, kita jaga bersama warisan perjuangan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya, dan kita buktikan lewat kerja nyata bahwa kita bangga menjadi bagian dari keluarga besar UNPAB,” tutup H. Abdul Razak.

Share this post

July 22, 2026

Copy Title and Content
Content has been copied.

Telah Terbit: Trilogi

Telah terbit 3 buku (Trilogi) karya Dr. H. Abi Ahmad Baqi Arifin, SH. MH. MBA. CPM. Cphm dengan judul “Cahaya Terang“, “Kematian Kedua” dan “Semesta Keabadian. Hubungi kami untuk pemesanan (Rp. 350.000/paket).