LIMTI — Setelah menyelesaikan rangkaian Suluk Maulid Nabi Muhammad SAW pada 6 September 2026, kegiatan Wirid Keliling atau WIKERS Baitul Ja’far kembali dilanjutkan. Dalam rangkaian awal setelah Suluk tersebut, perjalanan WIKERS berlangsung melalui tiga tempat pada September 2026, yakni Baitul Khair Suram, Baitul Tharmizie Lubuk Sikaping, dan Baitul Rivai Medan.
Rangkaian pertama berlangsung pada 11 September 2026 di Baitul Khair Suram, Kepulauan Riau. Kunjungan tersebut menjadi awal kembalinya kegiatan Wirid Keliling setelah jeda selama pelaksanaan Suluk Maulid.
Baitul Khair menjadi salah satu persinggahan dalam perjalanan menuju Hutapungkut. Di tengah perjalanan, rombongan Baitul Ja’far menyempatkan diri singgah dan beristirahat sejenak di tempat tersebut.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh keluarga besar Abangda Suarno selaku tuan rumah. Dalam perjalanan berikutnya menuju Hutapungkut, keluarga besar tersebut turut menyertai rombongan.
Dalam persinggahan tersebut, Dr. H. Ahmad Baqi Arifin atau Abi Kiki juga turut singgah di Baitul Khair. Rangkaian wirid dipimpin oleh Pimpinan Wirid Abangda Suryadi Muchtar.
Perjalanan kemudian berlanjut hingga rangkaian kegiatan di Hutapungkut selesai. Dalam perjalanan pulang pada 15 September 2026, rombongan Baitul Ja’far kembali menyempatkan diri untuk singgah, kali ini di Baitul Tharmizie, Lubuk Sikaping.

Kedatangan di Baitul Tharmizie disambut oleh tuan rumah Abangda Adel Tharmizie. Persinggahan tersebut menjadi bagian dari perjalanan pulang sekaligus rangkaian kebersamaan WIKERS sebelum rombongan melanjutkan perjalanan kembali.
Rangkaian WIKERS kemudian berlanjut di Medan pada 18 September 2026, tepatnya di Baitul Rivai, Jalan Kenangan Raya, Medan Selayang, Scuto Medan. Kegiatan disambut langsung oleh tuan rumah, Abangda Aam Sultan Iskandar.

Berbeda dengan dua persinggahan sebelumnya yang berlangsung dalam perjalanan, WIKERS di Baitul Rivai diawali dengan salat Isya dan dilanjutkan dengan tahlil bersama untuk mengenang Ahmad Rivai Sultan Hidayat, yang dikenal dengan panggilan Om Capah atau Om Pa, almarhum ayah dari tuan rumah.
Tahlil dipimpin oleh Abangda Aidul Wahid. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan wirid bersama yang dipimpin oleh Abangda Syaiful Akbari.
Tiga rangkaian tersebut menjadi penanda kembalinya WIKERS Baitul Ja’far setelah pelaksanaan Suluk Maulid. Dari persinggahan di tengah perjalanan hingga kegiatan wirid di Baitul Rivai, setiap kunjungan berlangsung dalam suasana silaturahmi dan kebersamaan antara warga Baitul Ja’far dengan tuan rumah di masing-masing tempat.
Kehadiran WIKERS kembali menjadi bagian dari perjalanan Baitul Ja’far dalam menyambangi berbagai surau dan Baitul, melanjutkan rangkaian kebersamaan yang sebelumnya telah berlangsung di berbagai tempat sepanjang Juli dan Agustus 2026.















