Deli Serdang — Wirid rutin malam Minggu di Baitul Ja’far kembali berlangsung pada Sabtu malam, 19 September 2026. Pada kesempatan tersebut, rangkaian wirid turut dirangkai dengan peringatan Haul ke-9 Ahmad Rivai Sultan Hidayat atau yang akrab dikenal sebagai Om Capah.
Kegiatan yang berlangsung di Baitul Ja’far, Deli Serdang, tersebut dihadiri oleh warga Baitul Ja’far, Anshor Baitul Ja’far, serta keluarga almarhum Om Capah. Pertemuan rutin tersebut sekaligus menjadi momentum bagi keluarga besar Baitul Ja’far untuk mengenang salah satu sosok yang memiliki peran dalam perjalanan dan perkembangan Baitul Ja’far selama 12 tahun berdiri.

Bagi keluarga besar Baitul Ja’far, peringatan Haul ke-9 Om Capah menjadi kesempatan untuk kembali mengenang kontribusi dan kebersamaan yang telah diberikan almarhum dalam perjalanan Baitul Ja’far. Kehadiran keluarga almarhum dalam kegiatan tersebut turut memberikan suasana tersendiri dalam rangkaian wirid malam itu.
Kegiatan diawali dengan tahlil bersama sebagai bagian dari rangkaian Haul. Setelah itu, jamaah melanjutkan kegiatan dengan wirid bersama, sebelum kemudian ditutup dengan kenduri yang diikuti oleh para jamaah dan keluarga yang hadir.
Rangkaian mengenang Om Capah juga sebelumnya berlangsung dalam kegiatan WIKERS Baitul Ja’far di Baitul Rivai, Medan Selayang, pada 18 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, rombongan Baitul Ja’far mengikuti tahlil untuk mengenang Ahmad Rivai Sultan Hidayat yang merupakan ayah dari tuan rumah Baitul Rivai, Abangda Aam Sultan Iskandar, kemudian dilanjutkan dengan wirid bersama.

Usai rangkaian tahlil, wirid, dan kenduri, kegiatan di Baitul Ja’far dilanjutkan dengan pemasukan Thariqat kepada satu orang kakak-an. Kakak-an tersebut merupakan ibunda dari salah satu Anshor Baitul Ja’far.
Rangkaian malam itu menjadi pertemuan yang memadukan wirid rutin dengan penghormatan kepada sosok yang menjadi bagian dari perjalanan Baitul Ja’far. Di tengah perjalanan 12 tahun Baitul Ja’far, Haul ke-9 Om Capah menjadi salah satu momentum untuk kembali mengenang kebersamaan dan peran almarhum dalam perkembangan Baitul Ja’far.















